Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Kanwil Kemenag Jatim Lakukan Pendampingan dan Monev di MA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur Dra. Umi Kolisoh, M.Pd mengunjungi beberapa madrasah Aliyah di Lumajang. Salah satunya adalah MA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul untuk pendampingan persiapan pembelajaran tatap muka. Kunjungan ini sendiri dilaksanakan pada hari Senin, 19 Oktober 2020.

Kepala Seksi Sarpras Lakukan Pendampingan dan Monev Di MA Miftahul Ulum Banyuputih Kidul

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Kepala Seksi Sarpras Kemenag Kanwil Jatim didampingi oleh Staf Pendma Kab. Lumajang, Hj. Hayatun Nufusi, S.SAP. Kunjungan tersebut juga meninjau fasilitas serta kondisi pembelajaran di masa pandemi yang menerapkan protokol Kesehatan. Dra. Umi Kolisoh, M.Pd juga memberikan pembekalan kepada kepala madrasah, guru, serta siswa. Beliau juga berpesan agar pihak madrasah selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan di madrasah.

Pengecekan Sarana Prasana Sesuai Protokol Kesehatan

“Persiapan terkait sarana sudah cukup baik mulai dari bilik steril, tempat cuci tangan/handsanitizer, pengaturan jarak bangku antar siswa sudah sesuai protokol Kesehatan. Selain itu, semua warga madrasah juga selalu memakai masker dalam setiap kegiatan”, Tutur Kepala Seksi Sarpas Kemenag Kanwil Jatim.

Kepala Madrasah yakni Turmudzi, S.Pd.I, MA memaparkan tentang kondisi pembelajaran selama masa pandemi, “pihak madrasah telah menjalankan proses pembelajaran dengan protokol Kesehatan, mulai dari pembatasan jumlah siswa perkelas agar jarak antar siswa tidak terlalu dekat, pihak guru dan siswa selalu kami pantau kondisi kesehatannya setiap saat yang di mana dalam hal ini kita bekerja sama dengan pihak poskestren untuk mengeceka kesehatan secara berkala dan pemberian vitamin untuk meningkat system imun baik guru dan murid”.

Ditambahkan juga oleh Ketua Tim Gugus Pencegahan Covid-19 madrasah yakni Nanang Hendra P. SE, “kami Bersama anggota Unit Kesehatan Madrasah (UKM) tidka henti-hentinya mengedukasi warga madrasah untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan juga selalu menjaga kesehatan serta kebersihan agar proses pembelajaran dapat berjalan lancar”.

“Madrasah yang dikunjungi nantinya yang ditunjuk akan menjadi role model percontohan sehingga pembukaan masuk madrasah tahap new normal akan segera dilakukan secara bertahap. Hal ini juga telah mendapatkan persetujuan baik dari para murid serta orang tua,” imbuh Hj. Hayatun Nufusi, S.SAP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *