You need to enable javaScript to run this app.

ANUGERAH LITERASI GERAKAN SATU MADRASAH SATU BUKU (GSM-SAKU)

  • Selasa, 18 Februari 2025
  • Zainuddin
  • 0 komentar
ANUGERAH LITERASI GERAKAN SATU MADRASAH SATU BUKU (GSM-SAKU)

 

LUMAJANG-  Anugerah Literasi Nasional 2025 sukses digelar pada 18 Februari 2025 dengan mengusung tema "Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) untuk Penguatan Inovasi Literasi." Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber ahli dan pendidik dari berbagai daerah untuk mendukung peningkatan budaya literasi di Indonesia. Seperti Rektor IAI Syarifuddin, KH. Drs. Satuyar Mufidz, M.Ag, Kepala Kemenag Lumajang Achmad Faisol Syaifullah, Ketua PCNU Kabupaten Lumajang, Dr. H. Muhammad Darwis M.Pdi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kantor Kemenag Lumajang Bapak H. Hasanudin, M.Pd  Salah satu fokus utama acara ini adalah bagaimana inovasi dalam pembelajaran dapat memperkuat literasi di kalangan peserta didik.

GSM SAKU ini merupakan salah satu program ambisius yang diinisiasi oleh Muhammad Muslim 'Kakanmenag sebelumnya'. "Program ini saya harapkan menjadi kado istimewa di HAB ke-79. Saya juga menggandeng perguruan tinggi, khususnya IAIS Syarifuddin, untuk mendukung pelaksanaan program ini agar tetap berpijak pada nilai-nilai yang kuat dan tidak menyimpang," tambahnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) "Ahmad Faisol" saat ini,  dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para guru madrasah dalam berinovasi. Beliau menyampaikan keyakinannya bahwa jika seluruh guru di Indonesia memiliki semangat yang sama, negara ini dapat menjadi kekuatan besar dalam dunia pendidikan. "Jika Indonesia memiliki guru-guru seperti ini, saya yakin negara kita akan menjadi adidaya. Terlebih lagi, di Kemenag, dengan segala kegiatan keagamaan yang kami lakukan, ternyata guru-guru madrasah di Nganjuk mampu bersaing dengan sekolah-sekolah negeri," ujarnya.

“Kita tidak hanya sekadar memberikan penghargaan, tetapi juga membangun sebuah gerakan yang kuat untuk menjadikan budaya membaca sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda kita. Literasi adalah kunci untuk membuka pintu pengetahuan, inovasi, dan kemajuan,” ujar KH. Drs. Satuyar Mufidz, M.Ag Rektor IAI Syarifuddin dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Drs. Satuyar Mufidz menekankan bahwa generasi yang memiliki kecintaan terhadap membaca akan lebih siap dalam menghadapi tantangan global terutama di era digital saat ini.

 "Dengan literasi, kita membekali anak-anak kita bukan hanya dengan ilmu, tetapi juga dengan kemampuan berpikir kritis dan kreatif yang sangat diperlukan di masa depan,” tambahnya.

Drs. Satuyar Mufidz juga mengajak seluruh lapisan masyarakat terutama para tenaga pendidik untuk berperan aktif dalam menyukseskan gerakan literasi di Kabupaten Lumajang. 

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kemampuan literasi masyarakat dapat terus meningkat. Kakankemenag Lumajang mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menghimbau, membimbing, dan mengajak anak-anak untuk lebih mencintai literasi. "Kita semua mampu menjadi orang hebat dalam pendidikan, dengan kemauan yang kuat dalam meningkatkan literasi," tutupnya

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

TURMUDZI, S.Pd.I, MA

- Kepala Sekolah -

Bismillahirohmannirrohim Assalamualaikum Wr. Wb., Segala puji bagi Allah SWT yang selalu memberikan Nikmat Sehat, Iman, Islam dan Ikhsan Kepada...

Berlangganan