You need to enable javaScript to run this app.

Pelaksanaan AKMI MA. Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang

  • Senin, 19 September 2022
  • Zainuddin
  • 0 komentar
Pelaksanaan AKMI MA. Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang

Lumajang- MA. Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) di Kabupaten Lumajang Jenjang Madrasah Aliyah. AKMI melibatkan seluruh peserta didik kelas XI sejumlah 427 Peserta Didik yang dibagi 2 Periode Yakni Periode I dan II. Pelaksanaan AKMI dilakukan mulai tanggal 19 September 2022 sampai dengan tanggal 22 September 2022.

AKMI merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah jenjang Madrasah Intidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. AKMI menjadi strategis, sebab menjadi alat diagnosis literasi siswa, tepatnya 4 literasi yakni: Literasi membaca, numerasi, sains dan sosial budaya.

Ada tiga tujuan utama AKMI atau Asesmen Nasional ini, yaitu: (1) mendorong guru mengembangkan kompetensi kognitif yang mendasar sekaligus karakter peserta didik secara utuh, (2) menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama madrasah, yakni pengembangan kompetensi dan karakter peserta didik dan (3) memberi gambaran tentang karakteristik esensial sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut. Hasil asesmen nasional akan menjadi cermin untuk melakukan refleksi dan mempercepat perbaikan mutu pendidikan Indonesia.

Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) merupakan bentuk Asesmen Nasional diperuntukkan bagi lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama RI, sedangkan istilah Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama RI dan Kementerian Pendidikan.

Baik AKMI maupun ANBK merupakan program penilaian terhadap mutu setiap madrasah atau sekolah dan program kesetaraan pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar peserta didik yang mendasar, yaitu: literasi, numerasi, dan karakter, serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Pelaksanaan AKMI pada hari pertama di MA. Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang dibantu oleh beberapa orang Proktor, Teknisi dan Masing-masing Pengawas Ruang yang jumlahnya 9 orang . Dari segi teknis, Proktor, Teknisi dan Pengawas ini memiliki peranan yang sangat strategis. Mereka merupakan petugas atau orang yang bertanggung jawab dalam mengendalikan pelaksanaan AKMI.

Tugas Teknisi yakni: menyiapkan perangkat komputer dan seluruh komponen pendukungnya secara maksimal. Perangkat dan komponen ini harus dipersiapkan dengan cermat dan sesuai prosedur demi terselenggaranya AKMI. Tugas Proktor menyiapkan perangkat lunak (VDI) semisal penginstalan, sinkronisasi sampai dengan memastikan aplikasi berjalan dengan baik. Demikian juga dengan penyiapan perangkat kerasnya (hardware) begitu juga pengawas memantau pelaksanaan AKMI mulai awal sampai akhir.

Saat AKMI berlangsung, proktor bertugas memastikan keseluruhan proses berjalan dengan lancar sesuai prosedur yang ditetapkan, dan tetap berkoordinasi dengan Tim Teknis AKMI di tingkat Kabupaten atau Kota dan Provinsi.

Pelaksanaan AKMI hari pertama di MA. Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini merupakan bukti bahwa segenap panitia AKMI MA. Miftahul Ulum Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang mempersiapkan segala sesuatunya dengan seksama. Baik dari segi jaringan, perangkat, serta kesiapan siswa yang sudah diberikan sosialisasi demi suksesnya asesmen ini, imbuh Ahmad Taufiq, S.Pd selaku ketua panitia.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

TURMUDZI, S.Pd.I, MA

- Kepala Sekolah -

Bismillahirohmannirrohim Assalamualaikum Wr. Wb., Segala puji bagi Allah SWT yang selalu memberikan Nikmat Sehat, Iman, Islam dan Ikhsan Kepada...

Berlangganan